Rabu, 06 Juli 2011

Mengenal Topologi Jaringan

Ada beberapa jenis topologi jaringan yang sering di pakai oleh teknisi jaringan, berikut ini merupakan jenis topologi jaringan yang secara umum banyak dipergunakan :















  1. Topologi Bus
           Pada topologi bus dua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.
ciri-ciri dari topologi bus : 1. Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris 2. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer 3. Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer 4. Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T 5. Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor 6. Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain 7. Susah melakukan pelacakan masalah 8. Discontinue Support.
* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
*Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

      2. Topologi Ring

           Topologi Ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin /ring. Pada topologi Ring, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. untuk mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Kelebihan

  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data

Kelemahan

  • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
  • Sulit mendeteksi kerusakan
  • Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus
      3. Topologi Star/ bintang (banyak dipakai untuk warnet)

           Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
kelebihan dari Topologi jenis ini adalah :
  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kelemahan dari topologi jaringan jenis ini adalah :
Jika nota tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.maka diperlukan node tengah cadangan 

     4. Topologi Extended Star
         secara umum topologi jenis ini sama dengan topologi Star adapun perbedaannya terletak pada ujung dari node terluar dari topologi star dijadikan sebagai node tengah/pusat dari node anak atau dengan kata lain dipecah kembali.

    5. Topologi Hierarchical 
        Topologi jenis ini prinsip kerja mirip dengan topologi Star maupun Extended Star sama-sama terpusat pada satu titik tengah perbedaannya terletak pada jaringan terpecah pada node terluar namun tetap terpusat pada satu node di atasnya.

    6. Topologi Mesh 
         Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
         Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing). Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit dan memerlukan lebih banyak kabel.

2 komentar:

  1. Nice inpo bro, ane lg butuh materi wat tugas TIK, thanx bianget.....

    BalasHapus
  2. sama-sama mas, senang sekali bisa bermanfaat... thanx dah mampir...

    BalasHapus